IMG-LOGO
Sorot Pemerintahan

Kabel Telekomunikasi di Tangsel Mulai Dipindah ke Bawah Tanah, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi

by Admin - 04 Aug 2026 0 Views
IMG

Sorottajam.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mempercepat penataan jaringan utilitas dengan memindahkan kabel telekomunikasi dari udara ke bawah tanah.

Program yang dikerjakan bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) ini mulai menunjukkan hasil nyata di Jalan WR Supratman dan Jalan Merpati Raya, Kecamatan Ciputat Timur.

Kini, kedua ruas jalan tersebut terlihat lebih tertata. Kabel-kabel yang sebelumnya menggantung di tiang utilitas telah dipindahkan ke jaringan bawah tanah sehingga pemandangan menjadi lebih bersih dan nyaman dipandang.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangerang Selatan, Robbi Cahyadi, mengatakan penataan utilitas merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun infrastruktur perkotaan yang lebih modern, aman, dan berkelanjutan.

"Penataan utilitas ini bukan hanya soal memindahkan kabel ke bawah tanah. Tujuannya adalah menciptakan kawasan perkotaan yang lebih rapi, lebih aman, dan lebih nyaman bagi masyarakat. Ini menjadi salah satu langkah kami dalam memperbaiki kualitas infrastruktur di Kota Tangerang Selatan," ujar Robbi.

Ia menjelaskan, proses pemindahan kabel dilakukan secara bertahap karena melibatkan banyak operator telekomunikasi dengan kondisi jaringan yang berbeda-beda.

"Sejak 2022 kami bersama APJATEL melakukan koordinasi mulai dari perencanaan, pembangunan saluran bawah tanah hingga pemindahan jaringan milik masing-masing operator. Seluruh tahapan dilakukan secara bertahap agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan normal," katanya.

Menurut Robbi, APJATEL melalui kontraktor yang ditunjuk membangun saluran bawah tanah (ducting) terlebih dahulu. Setelah seluruh jaringan baru dipastikan berfungsi dengan baik, masing-masing operator memindahkan kabelnya dan jaringan udara lama diputus secara bertahap.

"Prosesnya tidak bisa dilakukan sekaligus. Kami memastikan jaringan baru sudah berfungsi dengan baik sebelum kabel lama dilepas. Dengan begitu layanan telekomunikasi kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan," jelasnya.

Ia menegaskan, seluruh pekerjaan tersebut dilaksanakan tanpa menggunakan anggaran APBD.

"Seluruh pembiayaan pembangunan jaringan bawah tanah dilakukan oleh APJATEL bersama para operator. Jadi tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah," ungkap Robbi.

Program penataan utilitas ini telah berjalan sejak 2022. Hingga pertengahan 2026, sedikitnya sembilan ruas jalan di Kota Tangerang Selatan telah masuk dalam proses penataan menggunakan metode horizontal directional drilling (HDD) atau pengeboran bawah tanah.

Beberapa ruas jalan yang telah ditata meliputi Jalan Ciater Raya, Parakan-Benda, Serua Raya, Cendrawasih Raya, Bhayangkara, Menjangan Raya, Merpati Raya, serta sebagian Jalan WR Supratman. Sementara sejumlah ruas lainnya masih berada pada tahap pembangunan jaringan, penarikan kabel, hingga survei perencanaan.

Robbi mengatakan keberhasilan penataan di Jalan WR Supratman dan Jalan Merpati Raya menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan APJATEL mampu memberikan dampak positif bagi wajah Kota Tangerang Selatan.

"Perubahan ini sudah bisa dirasakan masyarakat. Jalan menjadi lebih bersih, lebih tertata, dan secara estetika jauh lebih baik dibanding sebelumnya ketika masih banyak kabel menggantung di atas jalan," ujarnya.

Selain memperindah kawasan, relokasi kabel ke bawah tanah juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memudahkan proses pemeliharaan jaringan, serta mengurangi potensi gangguan akibat kabel yang semrawut.

Ke depan, Pemkot Tangsel berkomitmen melanjutkan penataan jaringan utilitas di sejumlah koridor jalan utama lainnya secara bertahap.

"Kami akan terus melanjutkan program ini di ruas-ruas jalan lainnya. Harapannya, seluruh jaringan telekomunikasi di Tangsel nantinya dapat tertata dengan baik sehingga mendukung wajah kota yang lebih modern," kata Robbi.

Ia juga mengajak masyarakat mendukung proses pembangunan yang masih berlangsung. Menurutnya, meski pekerjaan konstruksi sempat menimbulkan gangguan lalu lintas, manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang.

"Pembangunan ini memang membutuhkan proses. Setelah selesai, manfaatnya akan dirasakan bersama. Kami berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun agar Tangsel semakin tertata, aman, nyaman, dan memiliki infrastruktur perkotaan yang semakin baik," pungkas Robbi.

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected