Sorottajam.com - Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Tangerang Selatan semakin serius menatap ajang Pekan Olahraga Provinsi Banten 2026. Melalui program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda), para atlet kini menjalani latihan intensif dengan target membawa pulang dua hingga tiga medali emas.
Keseriusan tersebut ditandai dengan peresmian pusat latihan atlet tenis meja di Aula Kecamatan Pondok Aren pada Jumat (19/6/2026). Kehadiran fasilitas latihan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Ketua PTMSI Tangsel, Lilik Hanafi, mengatakan persiapan menuju Porprov tidak hanya berfokus pada peningkatan teknik bermain, tetapi juga menyentuh aspek fisik, strategi, hingga mental bertanding.
Menurutnya, persaingan di Porprov Banten 2026 diprediksi berlangsung ketat, sehingga seluruh atlet dituntut menjaga konsistensi latihan sejak sekarang.
“Target kami jelas, ingin memberikan hasil terbaik untuk Tangsel. Karena itu pembinaan dilakukan secara serius agar atlet siap saat pertandingan nanti,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, menilai langkah PTMSI memulai Pelatda lebih awal merupakan keputusan strategis. Persiapan yang matang, menurutnya, menjadi modal penting untuk meraih prestasi.
Ia menegaskan bahwa ambisi menjadi juara harus dibuktikan melalui latihan disiplin dan kerja keras, bukan sekadar optimisme.
“Harapan meraih juara harus dibangun dengan persiapan yang rasional dan usaha maksimal. Prestasi tidak datang secara instan,” kata Bambang.
Pemerintah Kota Tangsel juga memastikan dukungan penuh terhadap pembinaan atlet melalui kolaborasi bersama KONI dan Dispora. Dukungan tersebut mencakup fasilitas latihan hingga skema penghargaan bagi atlet dan pelatih berprestasi.
Dengan program latihan yang semakin terstruktur serta dukungan pemerintah yang terus menguat, cabang olahraga tenis meja Tangsel optimistis mampu tampil kompetitif dan menyumbang prestasi membanggakan di Porprov Banten 2026.