Sorottajam.com - Permasalahan banjir masih menjadi momok bagi warga Perumahan Gardenia RW 14, Kelurahan Ciputat. Keluhan itu langsung disampaikan warga saat Pemerintah Kecamatan Ciputat menggelar program Nyaba Kampung, Jumat (8/5/2026).
Camat Ciputat, H. Mamat, turun langsung bersama jajaran kecamatan, pihak kelurahan, serta dinas terkait seperti DSDABMBK dan DLH. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang serap aspirasi, tetapi juga diikuti aksi nyata membersihkan saluran drainase yang tersumbat.
Dalam pertemuan tersebut, warga mengungkapkan bahwa banjir kerap terjadi saat hujan deras. Air bahkan masuk ke dalam rumah dan menutup akses jalan di lingkungan perumahan.
Ketua RW 14 Gardenia, Bambang Subekti, menyebut kondisi banjir di wilayahnya cukup parah. Ketinggian air bisa mencapai sekitar 80 sentimeter, ditambah kiriman air dari luar kawasan yang memperburuk situasi.
“Kalau hujan deras, hampir semua rumah terdampak. Jalan juga sampai tidak kelihatan karena tertutup air,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi kehadiran langsung pemerintah yang dinilai sigap dalam merespons keluhan warga.
“Kami berharap ke depan ada solusi jangka panjang supaya banjir ini bisa benar-benar teratasi,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Ciputat, H. Mamat, menegaskan bahwa program Nyaba Kampung menjadi cara pemerintah untuk memastikan setiap persoalan warga ditangani langsung di lapangan.
“Kami tidak ingin hanya menerima laporan di kantor. Lewat Nyaba Kampung, kami turun langsung melihat kondisi di lapangan, sekaligus mengajak semua pihak untuk bersama-sama mencari solusi, terutama terkait penanganan banjir ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, perbaikan drainase dan normalisasi saluran air akan terus dilakukan sebagai langkah awal untuk mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Ciputat berharap penanganan banjir di Perumahan Gardenia dapat berjalan lebih optimal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.