IMG-LOGO
Sorot Ekonomi & Bisnis

Grup Djarum Resmi Masuk Bisnis Rumah Sakit, Beli Saham Hermina Rp1 Triliun

by Admin - 30 Jun 2025 0 Views
IMG

Sorottajam.com - Grup Djarum makin agresif memperluas gurita bisnisnya. Kali ini, konglomerasi milik keluarga Hartono itu resmi masuk ke sektor layanan kesehatan dengan mengakuisisi saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), jaringan rumah sakit swasta terkemuka di Indonesia.

Langkah ekspansi ini dilakukan melalui entitas usaha mereka, PT Dwimuria Investama Andalan, yang memborong 559 juta saham Hermina senilai Rp1 triliun.

Saham tersebut sebelumnya merupakan hasil pembelian kembali (buyback) oleh manajemen Hermina, yang kini sepenuhnya dialihkan ke Grup Djarum.

Aksi korporasi ini menandai langkah strategis Djarum dalam menembus industri layanan kesehatan, sekaligus memperkuat diversifikasi bisnisnya yang sudah mencakup sektor rokok, perbankan, properti, elektronik, retail, telekomunikasi, hingga modal ventura.

Di bawah kendali generasi kedua dan ketiga keluarga Hartono, portofolio bisnis Grup Djarum kian menjalar ke berbagai sektor penting.

Martin Basuki Hartono memimpin lini digital melalui GDP Venture yang membidangi startup-startup besar seperti Blibli, Tiket.com, dan investasi di Gojek.

Armand Wahyudi Hartono menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA), sementara Victor Rachmat Hartono menangani operasional PT Djarum dan aktivitas sosial melalui Djarum Foundation.

Beberapa lini usaha yang sudah lama menjadi bagian dari imperium bisnis Grup Djarum antara lain Polytron di sektor elektronik, mal Grand Indonesia di bidang properti, serta media digital seperti Mola TV.

Masuknya Grup Djarum ke ranah rumah sakit membuat diversifikasi bisnis mereka kian lengkap dan strategis, terutama di tengah meningkatnya permintaan layanan kesehatan pascapandemi.

Dengan akuisisi ini, Grup Djarum bukan hanya memperluas kekuatan bisnisnya, tetapi juga menunjukkan kemampuannya untuk terus beradaptasi dan mengambil peluang di sektor-sektor krusial yang menyangkut hajat hidup orang banyak. (Ihy)

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected