IMG-LOGO
Tips & Edukasi

Tari Sema, Tarian Sufi Warisan Jalaluddin Rumi yang Menghubungkan Jiwa dengan Ilahi

by Admin - 09 Feb 2025 2 Views
IMG

Sorottajam.com - Setiap tahun, ribuan peziarah berkumpul di kota Konya untuk menyaksikan Tari Sema, ritual sufi berputar yang diwariskan dari ajaran Jalaluddin Rumi.

Tarian ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi simbol perjalanan spiritual menuju Tuhan yang telah dilakukan selama lebih dari tujuh abad.

Tari Sema merupakan bagian dari Tarekat Maulawiyah, yang didirikan oleh para pengikut Rumi setelah wafatnya. Para darwis yang menari mengenakan jubah putih, melambangkan kesucian dan kefanaan, serta topi tinggi sebagai tanda kematian ego. Dengan tangan kanan terangkat ke langit dan tangan kiri menghadap ke bumi, mereka berputar dalam ritme musik sufi yang menghanyutkan.

Ini bukan sekadar tarian, tetapi bentuk doa. Saat berputar, para darwis melupakan dunia dan hanya fokus pada Tuhan.

Tarian ini diawali dengan pembacaan ayat suci dan puisi Rumi, diiringi musik tradisional dari seruling ney yang melambangkan rindu jiwa kepada Penciptanya. Seiring dengan perputaran, para darwis mencapai keadaan ekstasi spiritual yang disebut wajd, di mana mereka merasakan kedekatan mendalam dengan Tuhan.

Keindahan dan makna mendalam Tari Sema telah membuatnya diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Kini, pertunjukan ini tidak hanya dilakukan di Turki tetapi juga di berbagai negara, menarik perhatian mereka yang mencari kedamaian batin melalui seni dan spiritualitas.

Lebih dari sekadar tradisi, Tari Sema tetap menjadi simbol cinta ilahi yang diajarkan Rumi, mengingatkan dunia bahwa perjalanan menuju Tuhan adalah perjalanan cinta dan keharmonisan. (Ihy)

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected