IMG-LOGO
Sorot Kasus

Virus Monkeypox Menyebar ke Indonesia, Kenali Gejalanya

by Admin - 22 Aug 2024 9 Views
IMG

Sorottajam.com - Monkeypox adalah penyakit zoonotik langka yang disebabkan oleh virus monkeypox. Virus ini termasuk dalam keluarga virus orthopox, yang juga mencakup virus penyebab cacar (smallpox). 

Monkeypox pertama kali ditemukan pada tahun 1958 di antara koloni monyet yang digunakan untuk penelitian, sehingga dinamai "monkeypox". Kasus pada manusia pertama kali dilaporkan pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo.

Gejala Monkeypox:

- Demam

- Sakit kepala

- Nyeri otot

- Pembengkakan kelenjar getah bening

- Kelelahan

- Ruam kulit yang dimulai dari wajah dan menyebar ke bagian tubuh lainnya

Ruam ini bisa berkembang menjadi lesi yang berisi cairan dan akhirnya menjadi kerak. Penyakit ini biasanya berlangsung selama 2 hingga 4 minggu, dan dalam beberapa kasus, bisa menjadi serius.

Virus ini bisa menyebar melalui kontak dekat dengan cairan tubuh, lesi kulit, atau benda-benda yang terkontaminasi virus. 

Penularan dari hewan ke manusia dapat terjadi melalui gigitan atau cakaran dari hewan yang terinfeksi, atau melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, atau lesi pada kulit hewan yang terinfeksi.

Pencegahan:

Vaksinasi cacar yang digunakan sebelumnya juga memberikan perlindungan terhadap monkeypox. Meskipun vaksinasi cacar tidak lagi rutin diberikan sejak cacar diberantas, vaksin cacar masih bisa digunakan untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran monkeypox, terutama dalam situasi wabah.

Monkeypox umumnya tidak mudah menular di antara manusia dibandingkan dengan penyakit seperti flu atau COVID-19, namun, tetap penting untuk mengambil langkah pencegahan yang sesuai jika ada kasus yang dilaporkan di suatu wilayah.

Di Indonesia sendiri berdasarkan data Kementerian Kesehatan tercatat ada 88 kasus konfirmasi Mpox di Indonesia per 17 Agustus 2024. Kasus konfirmasi Mpox ini tersebar dari Jakarta hingga Kepulauan Riau.

Kasus konfirmasi terbanyak berada di Jakarta, yakni hingga 59 kasus. Jawa Barat 13 kasus, lalu diikuti Banten dengan 9 kasus konfirmasi. 

Sementara di Yogyakarta dan Jawa Timur sama-sama mencatat 3 kasus konfirmasi, sementara Kepulauan Riau telah mencatat satu kasus konfirmasi Mpox. (Ihy) 

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected