IMG-LOGO
Sorot Pemerintahan

Program Tangsel Terang Terus Berlanjut, Buat Kampung Warga Tak Gelap Lagi

by Admin - 22 Jul 2024 10 Views
IMG

Sorottajam.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih terus menggalakkan program Tangsel Terang demi membuat kampung-kampung warga tak menjadi gelap.

Perlu diketahui, program Tangsel Terang pertama kali dicetuskan oleh Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan pada 2022 silam, demi melengkapi ketersediaan dan keberadaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) bagi pengguna Jalan di malam hari. 

Namun begitu, tujuan utama program Tangsel Terang itu melainkan adalah mengurangi angka kriminalitas dan kecelakaan akibat minimnya pencahayaan. 

Berdasarkan data yang dihimpun, di tahun sebelumnya, program Tangsel terang sudah terealisasi sebanyak 7.100 titik. Dan di tahun ini akan ditambah sebanyak 3.000 titik. 

Pemasangan tahun lalu diprioritaskan di wilayah yang masih minim pencahayaan di wilayah Serpong, Serpong Utara, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang dan Setu, masing-masing sebanyak 928 PJU, dan di Pondok Aren sebanyak 932 PJU sehingga total sebanyak 6.500 PJU.

"Program ini harus terus berlanjut agar tidak ada sudu-sudut perkampungan warga yang gelap gulita, sehingga bisa meminimalisir angka kriminalitas dan kecelakaan," kata Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, Senin (22/7/2024). 

Benyamin menjelaskan bahwa, program Tangsel Terang akan terus berlanjut agar tidak ada lagi sudut permukiman yang gelap gulita.

"Program ini ditujukan untuk jalan antar kampung, agar menjadi terang dan warga merasa nyaman. Angka kriminalitas menurun dan program ini akan kami lanjutkan sesuai kebutuhan warga," ujar Benyamin Davnie.

Benyamin menyebut, PJU ini dipasang dengan konsep minimalis sehingga jika ada kerusakan, masyarakat dapat memperbaikinya. 

"Dengan konsep ini, kami berharap masyarakat ikut serta dalam pemeliharaan. Saya harap PJU ini bisa dijaga dengan baik, karena ini adalah aset kita bersama, pemerintah dan masyarakat," harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU), Eka Andriyana Arifin mengatakan, hingga saat ini sudah terpasang sebanyak 10.100 titik PJU di perkampungan warga. 

"Pembangunan yang sudah dilaksanakan untuk Tangsel Terang hingga tahun lalu sebanyak 7.100 titik. Tahun ini akan ditambah 3.000 titik sehingga total menjadi sekitar 10.100 titik," jelasnya. 

Menurut Eka, berdasarkan pengalaman sebelumnya, Kecamatan Pondok Aren paling banyak dibangun PJU, karena jumlah kelurahan mencapai 11 kelurahan.

Sementara untuk anggaran membayar listrik, lanjut Eka, pihak Pemerintah harus merogok kocek sekitar Rp. 3 sampai 4 miliar per bulan. 

“Pengalaman tahun sebelumnya kami harus mengeluarkan lebih dari Rp 3 miliar per bulan untuk bayar listrik. Kalau sekarang per bulan sekitar Rp 4 miliar,” pungkasnya. (Adv)

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected