Sorottajam.com - Tren makanan “ciki ngebul” atau chiki berasap tengah menjadi sorotan di berbagai media sosial karena keunikan efek visualnya yang menarik.
Camilan ini menggunakan nitrogen cair untuk menciptakan asap yang keluar dari mulut saat dikonsumsi. Meskipun terlihat menarik, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa ada bahaya serius di balik keunikan tersebut.
Nitrogen cair, yang digunakan untuk menciptakan efek berasap ini, memiliki suhu yang sangat rendah, yakni di bawah -196 derajat Celsius.
Jika tidak ditangani dengan benar, nitrogen cair dapat menimbulkan efek yang membahayakan tubuh. Beberapa kasus di lapangan menunjukkan risiko yang nyata bagi kesehatan.
Dokter Richard Lee, seorang pakar kesehatan, menjelaskan bahwa nitrogen cair dapat menyebabkan luka bakar serius pada mulut, lidah, bahkan lambung, jika belum menguap sepenuhnya saat dikonsumsi.
"Efek suhu yang ekstrem dari nitrogen cair dapat merusak jaringan lunak di mulut dan saluran pencernaan. Ini bisa menimbulkan luka bakar atau bahkan kerusakan permanen pada jaringan tubuh," ujar Richard.
Selain itu, kata dia, ada pula risiko bagi saluran pernapasan. Uap yang dihasilkan nitrogen cair berpotensi mengiritasi paru-paru dan saluran napas, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat asma atau masalah pernapasan lainnya.
Kasus Keracunan dan Cedera
Beberapa laporan mengenai keracunan atau cedera akibat ciki ngebul mulai muncul di berbagai kota. Salah satunya adalah kasus seorang anak di Jakarta yang harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar di lidah setelah mengonsumsi ciki ngebul tanpa menunggu nitrogen cair sepenuhnya menguap.
"Kami juga mengingatkan risiko pecahnya lambung akibat tekanan gas berlebih jika nitrogen cair tertelan sebelum menguap sempurna. Kasus ini memang jarang terjadi, tetapi risikonya nyata," kata Richard.
Imbauan Bagi Masyarakat
Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi camilan berbasis nitrogen cair.
Masyarakat diminta untuk memastikan bahwa nitrogen cair benar-benar hilang dari makanan sebelum dikonsumsi.
Meski menarik secara visual, masyarakat diharapkan untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam mengonsumsi makanan yang menggunakan nitrogen cair.
Para ahli menyarankan agar tren ciki ngebul ini diawasi dengan lebih ketat untuk menghindari bahaya kesehatan yang mungkin terjadi. Tetap waspada, jangan sampai sensasi sesaat membawa bahaya jangka panjang bagi tubuh. (Ihy)