IMG-LOGO
Tips & Edukasi

Pegawai BUMN PT Timah, Wenny Myzon, Tuai Kecaman Usai Sindir Pegawai Honorer di Media Sosial

by Admin - 02 Feb 2025 3 Views
IMG

Sorottajam.com - Seorang pegawai BUMN PT Timah Tbk, Dwi Citra Weni alias Wenny Myzon, menjadi pusat perhatian setelah videonya yang menyindir pegawai honorer viral di media sosial.

Dalam video yang tersebar luas di media sosial tersebut, Wenny tampak meremehkan para pegawai honorer yang mengantre di rumah sakit, sambil membanggakan dirinya sebagai pegawai BUMN yang mendapat layanan prioritas berkat asuransi berbeda dari BPJS.

"Ngantri ya dek. BPJS ya. Oh, masih honore ya," ujarnya dalam video tersebut.

Pernyataannya tersebut langsung menuai kritik tajam dari warganet. Banyak yang menilai bahwa sikap Wenny arogan dan tidak menghargai perjuangan para pekerja honorer yang harus menggunakan BPJS Kesehatan untuk mendapatkan layanan medis.

Permintaan Maaf dan Klarifikasi

Setelah gelombang kecaman meluas, Wenny akhirnya mengunggah permintaan maaf melalui media sosialnya. Ia mengklaim bahwa pernyataannya tidak bermaksud untuk merendahkan pegawai honorer, tetapi hanya sekadar membagikan pengalamannya.

"Saya tidak ada niat untuk menghina siapa pun. Saya minta maaf jika ada yang tersinggung dengan video saya. Sekali lagi saya bukan bermaksud menghina profesi atau organisasi tertentu," ujarnya dalam sebuah unggahan. Namun, permintaan maaf tersebut masih menuai beragam tanggapan dari masyarakat.

Sosok Wenny Myzon

Selain bekerja sebagai pegawai BUMN, Wenny juga dikenal memiliki bisnis kuliner dan produk perawatan kulit di Bangka Belitung. Sebelumnya, ia sempat mengungkapkan ketidaksenangannya terhadap pekerjaannya di PT Timah dan bahkan menyatakan keinginannya untuk dipecat.

Namun, ia mengaku masih bertahan karena janji yang ia buat kepada almarhum ibunya.

Dalam biodatanya, Wenny diketahui pernah bersekolah di SMAN 9 Padang dan kini berdomisili di Bangka Belitung. Ia juga memiliki dua anak.

Kasus viral ini menjadi pengingat bahwa setiap individu, terutama yang bekerja di sektor publik atau korporasi besar, harus lebih berhati-hati dalam berbicara, terutama di media sosial.

Sikap dan ucapan yang dianggap merendahkan orang lain dapat berujung pada kecaman publik dan bahkan berdampak pada karier seseorang.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari PT Timah Tbk terkait perbuatan pegawainya ini. Namun, tekanan dari publik terus menguat, menuntut perusahaan untuk mengambil tindakan tegas terhadap Wenny Myzon. (Ihy)

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected