Sorottajam.com - Keong emas (Pomacea canaliculata) yang selama ini dikenal sebagai hama tanaman padi, kini mulai dimanfaatkan sebagai sumber pangan bernutrisi tinggi.
Dengan kandungan protein yang melimpah serta rendah lemak, keong emas berpotensi menjadi alternatif makanan sehat bagi masyarakat.
Selain kaya akan protein, keong emas juga mengandung zat besi, kalsium, dan asam amino esensial yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Konsumsi keong emas diyakini dapat membantu mencegah anemia, memperkuat tulang, dan mendukung sistem kekebalan tubuh.
Di berbagai daerah, keong emas mulai diolah menjadi aneka hidangan lezat seperti sate, tumisan, hingga keripik. Selain menjadi pilihan makanan bernutrisi, pemanfaatan keong emas juga membantu mengendalikan populasinya di persawahan, yang selama ini merugikan petani.
Namun, dalam pengolahannya, penting untuk memastikan keong emas dimasak dengan benar. Proses memasak yang tidak higienis berisiko menimbulkan infeksi akibat parasit yang mungkin terkandung dalam tubuh keong. Oleh karena itu, keong emas harus direbus atau dimasak dengan suhu tinggi sebelum dikonsumsi.
Seiring meningkatnya kesadaran akan manfaat keong emas, peluang bisnis berbasis kuliner dari bahan ini pun semakin berkembang. Bahkan, beberapa daerah mulai menjajaki potensi ekspor keong emas sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi. Dengan pengolahan yang tepat, keong emas bisa menjadi solusi pangan yang bergizi dan ramah lingkungan. (Ihy)