IMG-LOGO
Tips & Edukasi

Kemarau Tiba, Cuaca Panas di Jabodetabek Tembus di Angka 35 Derajat Celcius

by Admin - 23 Aug 2024 0 Views
IMG

Sorottajam.com - Indonesia sebenarnya tidak mengalami musim panas dalam pengertian seperti negara dengan empat musim. Indonesia memiliki dua musim utama: musim hujan dan musim kemarau. 

Namun, ada periode tertentu yang mungkin terasa lebih panas, terutama selama musim kemarau. Berikut adalah penjelasan tentang musim di Indonesia:

1. Musim Kemarau

Musim Kemarau Umumnya berlangsung dari April hingga Oktober dengan ciri-ciri curah hujan berkurang secara signifikan, dan suhu udara bisa lebih tinggi. 

Cuaca cenderung kering, dan beberapa wilayah, terutama di dataran rendah dan kota-kota besar, bisa mengalami suhu yang sangat panas.

2. Musim Hujan

Musim hujan Biasanya terjadi dari November hingga Maret dengan ciri-ciri curah hujan meningkat, dan suhu udara mungkin lebih rendah karena awan dan hujan yang lebih sering.

Selama musim kemarau, khususnya pada bulan-bulan puncaknya seperti Agustus dan September, suhu bisa meningkat lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Secara umum, meskipun Indonesia tidak memiliki "musim panas" seperti negara empat musim, ada periode yang lebih panas, terutama selama musim kemarau.

Sementara jika dirasakan Cuaca saat ini sangatlah panas. Bahkan di Jabodetabek menyentuh angka 35 derajat Celcius. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

1. Perubahan Iklim Global

Pemanasan global menyebabkan suhu rata-rata Bumi meningkat, yang mengakibatkan cuaca menjadi lebih ekstrem, termasuk gelombang panas.

2. El Niño

Fenomena cuaca El Niño yang mempengaruhi pola cuaca global dapat menyebabkan kenaikan suhu di banyak wilayah, termasuk Indonesia.

3. Urbanisasi

Perkembangan kota yang cepat dengan banyaknya bangunan beton dan aspal menyebabkan peningkatan suhu di daerah perkotaan, yang dikenal sebagai efek "pulau panas perkotaan".

4. Penggundulan Hutan

Hilangnya hutan yang berfungsi sebagai penyerap panas alami mengakibatkan peningkatan suhu di berbagai daerah.

5. Kelembaban Tinggi

Di banyak wilayah, cuaca panas sering kali disertai dengan kelembaban yang tinggi, yang membuat suhu terasa lebih panas dari sebenarnya.

Faktor-faktor ini berkontribusi pada meningkatnya suhu yang dirasakan banyak orang belakangan ini. (Ihy) 

Artikel Terkait

View all

Advertisement

Tranding

Stay Connected