Sorottajam.com - Membeli mobil bekas memang bisa menghemat banyak biaya, tapi juga menyimpan risiko besar jika ternyata kendaraan tersebut pernah mengalami kecelakaan atau terendam banjir.
Banyak penjual yang sudah merapikan kondisi mobil sehingga sekilas terlihat mulus, padahal sebenarnya menyimpan masalah serius di baliknya. Agar tidak salah pilih, berikut panduan paling mudah dan akurat untuk mengenali mobil bekas kecelakaan atau banjir.
Bagian rangka dan pilar (A, B, C) adalah fondasi utama mobil. Jika ada bekas las, sambungan tidak rapi, atau bentuknya tidak simetris, hampir pasti mobil pernah mengalami benturan keras. Mobil yang rangkanya tidak presisi lagi biasanya akan sulit dikendarai lurus dan berpotensi membahayakan.
Panel-panel mobil pabrikan dibuat sangat presisi. Jadi, bila celah pintu terlalu renggang di satu sisi atau malah terlalu rapat, kemungkinan besar bagian tersebut pernah diperbaiki setelah kecelakaan. Ini adalah tanda awal yang paling mudah dilihat tanpa alat apa pun.
Jika pintu kanan warnanya sedikit lebih cerah daripada fender atau kap mesin terlihat lebih kusam dari bumper, itu indikasi panel sudah dicat ulang. Repaint bukan dosa, tapi jika warnanya tidak sama, periksa penyebabnya—bisa jadi karena pernah terkena benturan.
Cobalah meraba bodi dari dekat pada cahaya terang. Bila terasa tidak rata atau seperti bergelombang kecil, kemungkinan itu hasil dempulan yang menutupi kerusakan. Mobil yang mengalami tabrakan besar biasanya membutuhkan banyak dempul agar terlihat mulus kembali.
Mobil bekas banjir sangat mudah dikenali dari aroma lembap yang sulit hilang. Banyak penjual mengganti karpet dan jok untuk menutupi masalah ini. Jadi, jika interior terlihat “terlalu baru” untuk mobil tua, Anda patut curiga dan cek lebih dalam.
Lihat bagian lipatan jok, bawah karpet, rel kursi, kotak ban serep, hingga sela-sela dashboard. Lumpur yang mengering atau debu tebal berwarna coklat adalah salah satu tanda banjir yang hampir tidak bisa dihilangkan total.
Kerusakan kelistrikan adalah efek paling mahal dari mobil bekas banjir. Jika soket-soket terlihat berkarat atau lapisan kabel menghitam, lebih baik tinggalkan saja mobil tersebut karena perbaikannya bisa menelan biaya sangat besar.
Harga murah memang menggoda, tapi risiko mobil bekas banjir atau tabrakan bisa membuat Anda mengeluarkan biaya jauh lebih besar di kemudian hari.
Gunakan panduan ini setiap kali melihat mobil bekas, dan jika perlu, ajak mekanik atau lakukan inspeksi profesional untuk memastikan kondisinya benar-benar sehat.