Sorottajam.com - Nasib malang menimpa seorang perawat RSU Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bernama Lia. Pasalnya, sepeda motor yang digunakannya untuk berangkat kerja digondol maling.
Parahnya lagi, berdasarkan rekaman CCTV, pelaku pencurian tersebut melancarkan aksinya di parkiran RSU Tangsel.
Dalam video yang tersebar di sosial media nampak, maling tersebut dengan santainya membobol kunci motor korban tanpa ada satu orang pun yang menaruh curiga.
Setelah berhasil membobol kunci, maling itu langsung kabur tanpa diberhentikan oleh penjaga parkir.
Lia pun seketika lemas setelah melihat sepeda motornya raip. Dia pun langsung melaporkan kejadian ke sekuriti. Musibah itu dialaminya saat dia hendak pulang dinas pada Rabu (25/9/2024) sekitar pukul 09.12.
"Saya kaget pas ngeliat motor Saya tidak ada. Tadi di parkir di sini. Iya di dalam parkiran RSU," ujar Lia.
Dalam keterangannya, Lia mengaku memang selama dia bekerja di RSU Tangsel dirinya tidak diberikan karcis parkir karena dia adalah karyawan. "Karena saya karyawan RSU tidak pake tiket parkir," ucapnya dikutip seputartangsel.
Terkait parkiran RSU Tangsel tersebut, tidak sedikit netizen yang mempertanyakan prihal keabsahannya. Selama ini, yang banyak masyarakat tahu, parkiran itu dikuasai oleh Organisasi Masyarakat (Ormas).
Dan ternyata, bukan kali ini saja kasus kehilangan yang terjadi di parkiran itu. Seperti yang diungkapkan salah satu warga berinisial UD (31) yang pernah berkunjung ke RSU Tangsel.
Saat ditemui, UD mengaku pernah kehilangan helm merk KYT. Padahal dirinya baru pertama kali ke RSU yang ada di Pamulang itu.
"Saya waktu itu cuman nganter sepupu, terus motor Saya parkir di dekat ruang gas itu. Namun saat hendak pulang helm sudah engga ada. Saya tanya sekuriti juga ga ada hasilnya," tutur UD.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Direktur RSU Tangsel, Dokter Umi Kulsum mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Pamulang.
"Kita sudah gandeng Polsek ya, sedang ditangani oleh Polsek Pamulang, tadi pihak kepolisian sudah dateng ke kita," ujar Umi.
Terkait gedung parkir baru, Umi mengaku saat ini masih belum bisa digunakan karena masih dalam pembangunan tahap kedua dari Dinas Cipta Kerja dan Tata Ruang (DCKTR).
"Untuk gedung parkir baru ini belum bisa digunakan karena masih pembangunan tahap dua," ucapnya. (Ihy)